CINTA TERHADAP SATWA

Burung langkah 1

Gambar : 1

burung langkah 3

Gambar : 2

Secara nasional memperingati hari cinta puspa dan satwa. Satu hari, yang didedikasikan secara khusus untuk meningkatkan kepedulian, perlindungan dan rasa cinta kepada satwa khas Indonesia. Namun yang menjadi pertanyaan mendasar adalah “Sudah kah kita peduli, melindungi dan memiliki rasa cinta terhadap satwa?”.

Pertanyaan mendasar terkait dengan kepedulian, perlindungan dan rasa cinta terhadap satwa sudah selayaknya dilontarkan, kenapa demikian?. Secara kasat mata, satwa-satwa yang terdapat di muka bumi ini sedikit banyak mengalami berbagai persoalan. Tentunnya persoalan tersebut menyangkut hak-hak hidup mereka seperti layaknya manusia. Tingkat kerancaman habitat tempat mereka tinggal berupa hutan dan populasi mereka semakin menurun, semakin punah, semakin terancam, semakin langka bahkan tinggal kenangan, akibat berbagai aktivitas manusia. Nasib mereka dari hari ke hari semakin memprihatinkan dengan semakin seringnya konflik manusia VS satwa.

Kepedulian, perlindungan serta rasa cinta terhadap satwa telah di dengungkan sejak tahun 1993, ini ditunjukkan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap puspa dan satwa. Dengan demikian sudah berlangsung selama 19 tahun sampai saat ini. Berbagai cara telah banyak dilakukan oleh kawan-kawan lingkungan yang peduli terhadap satwa yang dilindungi, namun kepedulian ini belum sepenuhnya mendapat dukungan dari berbagai pihak, tetapi nyatanya sangat ironis. Kepedulian bersama terhadap satwa dilindungi yang menjadi dasar kepeduliaan, cinta terhadap satwa dilindungi cenderung semakin terabaikan khususnya tindakan nyata.

Hal lainnya yang mendasari semakin memperparah terancamnya satwa dan hutan di sebabkan oleh tuntutan hidup manusia. Tidak jarang yang selalu menjadi korban adalah satwa-satwa dilindungi dan keberadaan hutan serta tumbuh-tumbuhan akibat semakin lajunya tingkat kerusakan hutan dan berbagai persoalan lainnya sudah sangat dirasakan dampaknya. Laju deforestasi juga berdampak langsung terhadap kehidupan manusia, seperti banjir, kekeringan dan kebakaran.

Hutan sebagai tempat berpijak bagi seluruh kehidupan di bumi semakin hari semakin terkikis dan satwa semakin memprihatinkan keberadaannya. Terhimpitnya habitat sudah barang tentu akibat semakin meluasnya area atau lahan untuk perkebunan dan pertambangan serta pembangunan. Selain itu, tingkat keterancaman habitat dan populasi satwa seperti orangutan, burung enggang, trenggiling, jenis-jenis burung  dan satwa-satwa dilindungi lainnya akibat perburuan dan pemeliharaan serta masih lemahnya penanganan kasus-kasus terkait kejahatan terhadap satwa.

Hutan, tumbuh-tumbuhan dan satwa merupakan satu kesatuan makluk hidup yang tidak dapat terpisahkan di bumi ini. Sudah barang tentu satu kesatuan, langkah nyata menjadi prioritas utama, kepedulian manusia untuk bersama-sama menjaga dan melindungi serta melaksakan tindakan nyata menjadi suatu keharusan. Selain itu, pelibatan semua pihak untuk menumbuhkan rasa cinta, peduli dan melindungi harus ada dan kesadaran untuk saling mendukung tetap terjaga dan lestarinya satwa dan lingkungan secara berkelanjutan.

By. Toto Pribadi

 

ALA LUDRUKAN

BESUTAN

toto pribadi 1

Gambar : 1

Ludruk adalah suatu kesenian drama tradisional dari Jawa Timur. Ludruk merupakan suatu drama tradisional yang diperagakan oleh sebuah grup kesenian yang dipergelarkan di sebuah panggung dengan mengambil cerita tentang kehidupan rakyat sehari-hari, cerita perjuangan, dan sebagainya yang diselingi dengan lawakan dan diiringi dengan gamelan sebagai musik.

lebih dari 40 tahun hidup dalam dunia seni ludruk. Nama lwak yang terkenal Kartolo dan suaranya yang khas, dengan banyolan yang lugu dan cerdas, dikenal hampir di seluruh Jawa Timur,

totopribadi 2

Gamabr : 2

Dialog/monolog dalam ludruk bersifat menghibur dan membuat penontonnya tertawa, menggunakan bahasa khas Surabaya, meski kadang-kadang ada bintang tamu dari daerah lain seperti Jombang, Malang, Madura, Madiun dengan logat yang berbeda. Bahasa lugas yang digunakan pada ludruk, membuat dia mudah diserap oleh kalangan nonintelek (tukang becak, peronda, sopir angkutan umum, dan lain-lain).[4]

Sebuah pementasan ludruk biasa dimulai dengan Tari Remo dan diselingi dengan pementasan seorang tokoh yang memerankan “Pak Sakera“, seorang jagoan Madura.

By. Toto Pribadi

Sumber : http://www.wikipedia.org/wiki/Ludruk

PRESTASI YANG MEMBANGGAKAN

WISUDA RIRIS 2

Kesuksesan bisa di raih oleh siapa saja, bukan hanya laki – laki, perempuan juga memiliki kesempatan yang sama untuk meraih keberhasilan. Bukan hanya para orangtua yang katanya lebih berpengalaman orang muda juga berkesempatan untuk sukses lebih dini seperti yang terjadi pada anak kami Charisma Amanda.

WISUDA RIRIS 3

SIAPA YANG BERSUNGGUH SUNGGUH  PASTI BERHASIL ( Man jaddah Wa jada ).

Chaisma Amanada, kini berusia sekitar 21 tahun, ternyata mampu meraih kesuksesan lebih cepat di bandingkan kebanyakan orang dan teman yang lain. Di usianya yang masih terbilang muda, perempuan kelahiran Gresik ini mampu menjadi wisudawan arsitektur sukses dengan nilai cukup mengembirakan.

Itu semua berkat  do’a dan usaha bersungguh sungguh Alhamdullah meraih kesuksesan /berhasil wisuda ke 112 tahun 2015 mudah mudah-an dengan  prestasi yang di raih membawa barokah dalam kehidupan.

Dengan do’a  semua dapat mengantarkan kesuksesan.

 

By.  Toto pribadi

 

SENI DEKORATIF

SENI 1

Gambar : 1

Seni Ornamen merupakan dekorasi yang digunakan untuk memperindah bagian dari sebuah bangunan, tembok atau objek byek tertentu . Ornamen arsitektural dapat dilukis atau diukir dari batu, kayu atau logam mulia, dibentuk dengan plester atau tanah liat, atau terkesan ke permukaan sebagai ornamen terapan; dalam seni terapan lainnya, bahan baku objek, atau yang berbeda dapat digunakan.

Berbagai macam gaya seni dekoratif dan motif telah dikembangkan untuk arsitektur dan seni terapan, termasuk tembikar, mebel, logam. Dalam tekstil, kertas dinding dan benda-benda lain di mana hiasan mungkin jadi pembenaran utama keberadaannya, pola istilah atau desain lebih mungkin untuk digunakan.

SENI 2

Gamabr : 2

SENI 3

Gambar : 3

SENI 4

Gambar : 4

SENI 5

Gambar : 5

By, toto pribadi

Sumber : wikipedia.org/wiki/Ornamen

LOMBA 17 AGUSTUSAN

Lomba 17 Agustus-an Paling Unik, Lucu, dan Gokil

Lomba 17 Agustus – Tidak terasa ya bulan Agustus telah menghampiri kita ditahun 2016 ini. Itu artinya bakal ada banyak sekali acara yang terkait dengan 17an mulai dari syukuran (selamatan), peringatan detik-detik proklamasi dan upacara bendera, serta aneka perlombaan yang diselenggarakan untuk memeriahkan kemerdekaan Indonesia.

Untuk kategori lomba agustusan biasanya terbagi menjadi tiga hingga empat kategori yaitu lomba untuk ibu-ibu, lomba untuk bapak-bapak, lomba untuk anak-anak dan lomba untuk balita. Gelak tawa selalu menghiasi acara lomba 17 agustusan.

Disini Batumedia.com akan berbagi 21 macam lomba 17 Agustus yang secara umum biasa kita kenal seperti lomba makan kerupuk, lomba balap karung, lomba panjat pinang, lomba tarik tambang hingga lomba yang tergolong unik dan langka di Indonesia seperti lomba menangkap bebek dan lomba merangkap sambil ngedot layaknya balita.

So, mau tahu daftar lengkap lomba 17 agustusan yang menarik tersebut? Yuk kita lihat dibawah ini tapi siapin kecepatan internet yang cukup kencang ya, jika tidak nanti gambarnya tidak keluar karena akan banyak sekali foto yang di upload disini:

Aneka Lomba 17 Agustus

  • Lomba Makan Kerupuk
Lomba makan kerupuk merupakan lomba yang wajib ada dalam setiap gelaran lomba 17 agustus. Dibeberapa daerah malah ada lomba makan kerupuk sekalian sama nasi dan lauknya. Selain itu, agar terlihat modern, dibeberapa wilayah di Jawa Timur justru menambahkan dengan sambal tabur diatas kerupuknya. Heem kreatif sekali bukan?
  • Lomba Balap Karung
Selain lomba makan kerupuk, lomba balap karung merupakan lomba klasik yang masih disukai oleh semua orang. Perbedaan antara balap karung yang sekarang dengan jaman dulu adalah, pada beberapa tahun belakangan lomba balap karung menggunakan karung goni, sedangkan pada saat ini kebanyakan panitia menggunakan karung plastik (glangsi) untuk lomba favorit ini.
  • Lomba Memasukkan Belut Kedalam Botol
Ada yang berani ikut lomba memasukkan belut kedalam botol? Tidak semua orang berani mengikuti lomba memasukkan belut dari wadah besar seperti kaleng kedalam botol minuman. Butuh trik khusus agar belut yang dipegang tidak terlepas. Triknya cukup sederhana, gunakan kuku untuk memegang kepala belut.
  • Lomba Memasukkan Paku atau Pensil Kedalam Botol
Butuh kesabaran ekstra untuk mengikuti lomba memasukkan paku kedalam botol, hal ini dikarenakan posisi memasukkannya cukup sulit dengan melalui benang yang digantung dibelakang perut peserta. Uniknya pada beberapa daerah media yang digunakan seperti paku diganti dengan pensil, bolpoin ataupun bambu.
  • Lomba Panjat Pinang
Apakah lomba agustusan paling sulit hingga saat ini? Semua pasti sepakat bahwa panjat pinang merupakan lomba paling sulit! Hal ini cukup wajar mengingat setiap pinang (pohon jambe) yang digunakan telah dilumuri dengan oli atau minyak goreng. Selain itu tingkat ketinggian pohon juga mempengaruhi sulitnya mendapatkan hadiah diperlombaan ini.
  • Lomba Mecahkan Balon Berisi Air
Adakah yang pernah kena pukul peserta lain ketika mengikuti lomba pukul air ini? Jika Anda pernah mengalaminya, itu wajar karena semua peserta yang mengikuti lomba memecahkan balon berisi air ini matanya ditutup menggunakan selembar kain sehingga sangat menyulitkan. Selain itu biasanya balon bisa diganti juga dengan kendi ataupun plastik dengan berisikan air warna-warni.
  • Lomba Memindahkan Kelereng Pakai Sendok
Ingin tahu seberapa kuat gigi kamu? Coba ikutan lomba memindahkan kelereng menggunakan sendok ini. Dibutuhkan kesabaran ekstra untuk memenangkan lomba ini karena tingkat kesulitan terdapat pada menyeimbangkan posisi kelereng agar tidak jatuh dari sendok. Bagaimana trik memenangkan lomba kelereng ini? Silahkan gigit sendok di pinggir mulut kalian!
  • Lomba Tarik Tambang
Lomba murah meriah berikutnya adalah lomba tarik tambang. Biasanya setiap grup diisi dengan 4-5 orang. Untuk memenangkan lomba tarik tambang ini sebenarnya cukup mudah, tempatkan anggota grup yang memiliki tenaga paling besar (biasanya yang paling gendut) dibagian depan bukan dibelakang, dialah “kunci” yang akan menahan dan menarik lawan dilomba klasik ini.
  • Lomba Balapan Bakiak
Pernah lihat iklan rokok yang identik dengan jargon Ijo. . Ijo . . Ijo. . ?? Yap, setelah iklan tersebut membius pemirsa di Indonesia, pada setiap event lomba 17 Agustus selalu terdapat lomba balapan bakiak ini, butuh kekompakan untuk memenangkan lomba balapan ini. Usahakan selalu menjaga ritme agar kaki yang melangkah tidak terasa berat.
  • Lomba Sepeda Lambat
Jika di MotoGP kita disuguhkan pertandingan balap motor secara kebut-kebutan, di lomba 17 Agustus ini justru ada yang unik dan menarik yakni lomba balap sepeda lambat. Sang pemenang adalah orang yang paling lambat mengendalikan sepeda hingga garis finish, dengan kata lain inilah lomba modern yang juga paling sulit dimenangkan selain panjat pinang dan memasukkan pensil dalam botol.
  • Lomba Sepakbola Sarung
Jangan pernah membayangkan akan terjadi hujan gol dipertandingan sepakbola sarung. Jangankan untuk memasukkan bola kedalam gawang, untuk menendang bola saja para pemain akan kesulitan, bahkan jika para pemain yang berkompetisi di Liga Inggris seperti Wayne Rooney (MU), Firminho (Liverpool), Diego Costa (Chelsea) mau berpartisipasi, dijamin mereka akan kesulitan mencetak gol.
Nah dari bermacam macam pilih salah satu untuk memeriahkan lomba 17 Agustusan di kampung dan di sekolah sekolah
By. Toto  Pribadi

SENI BATIK

IMG0259A

Evidence of early examples of batik have been found in the Far East, Middle East, Central Asia and India from over 2000 years ago. It is conceivable that these areas developed independently, without the influence from trade or cultural exchanges. However, it is more likely that the craft spread from Asia to the islands of the Malay Archipelago and west to the Middle East through the caravan route. Batik was practised in China as early as the Sui Dynasty (AD 581-618). These were silk batiks and these have also been discovered in Nara, Japan in the form of screens and ascribed to the Nara period (AD 710-794). It is probable that these were made by Chinese artists. They are decorated with trees, animals, flute players, hunting scenes and stylised mountains.

No evidence of very old cotton batiks have been found in India but frescoes in the Ajunta caves depict head wraps and garments which could well have been batiks. In Java and Bali temple ruins contain figures whose garments are patterned in a manner suggestive of batik. By 1677 there is evidence of a considerable export trade, mostly on silk from China to Java, Sumatra, Persia and Hindustan. In Egypt linen and occasionally woollen fabrics have been excavated bearing white patterns on a blue ground and are the oldest known and date from the 5th century A.D. They were made in Egypt, possibly Syria. In central Africa resist dyeing using cassava and rice paste has existed for centuries in the Yoruba tribe of Southern Nigeria and Senegal.

Indonesia, most particularly the island of Java, is the area where batik has reached the greatest peak of accomplishment. The Dutch brought Indonesian craftsmen to teach the craft to Dutch warders in several factories in Holland from 1835. The Swiss produced imitation batik in the early 1940s. A wax block form of printing was developed in Java using a cap.

 

 

 

 

 

Image

HASIL PRAKARYA

IMG0395AIMG0393AIMG0397AIMG0399AIMG0400AIMG0392AIMG0401AIMG0403A

Image

Previous Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.