PENAMBANG EMAS DAN LOGAM

PENAMBANG EMAS DAN BESI
Emas dan besi dapat diperoleh di tempat tempat tertentu yang mengandung emas di sungai di daratan di gunung dan untuk mendapatkan emas dapat diperoleh dengan cara tradisional atau dengan cara proses mesin mesin.
PENAMBANG EMAS
Emas semula dapat diketahui dan untuk mendapatkan kurang lebih sekitar 5.000 tahun yang lampau oleh bangsa Mesir. Ini dapat diketahuinya oleh peneliti melalui dinding lukisan yang menggambarkan kisah seorang mengais emas dan barang barang sesuatu yang diperolehnya di tepi sungai dengan cara untuk mengais dengan menyaring pasir pasir dan disebagian terdapat butir butir partikel partikel emas dan disisakan dan kelola diproses untuk dijadikan emas dan juga pada saat itu emas sudah ada sejak kurang lebih 3.000 SM, orang orang tersebut sudah banyakmenggunakan emas untuk dijadikan hiasan baik untuk cincin, kalung, dan giwang.
Dan bersamaan dengan penemuan emas muncul adanya penambang tembaga, penambang besi untuk penambang tembaga dapat didapat melalui penggalian tanah sampai kedalam seperti terowongan bawah tanah. Dan bangsa yang mampu menambang pada saat itu oleh bangsa Yunani dan Romawi.
PENAMBANG BESI / BAJA
Besi adalah sejenis logam hitam yang sering dipergunakan untuk kebutuhan manusia baik untuk bangunan, jembatan, gedung dan lain sebaainya. Besi dapat diperoleh dengan cara mudah asal tempat atau padang pasir yang banyak mengandung besi dan masing tempat kadar kandungan berbeda beda ada besi yang berkwalitas dan kurang.
BAGAIMANA CARA MEMBUATNYA
Adapun cara proses melalui peleburan sebagai reasi penyusutan. Cara ini untuk memisahkan suatu kadar besi dari biji besi yang mengandung besi. Cara proses pembuatan melakukan peleburan yang dilkukan dengan tungku pelebur tempat dipanaskan untuk memisahkan proses besi. Didalam tungku dimasukan biji biji besi dan dilebur secara bersamaan besi pasir besi yang dipanaskan diseprotkan dengan air panas ke dalam tungku tersebut yang menjadi proses karbon pada batu arang bereaksi dengan oksigen di udara untuk membentuk karbon monoksida dan proses ini juga mengangkat oksigen dari biji besi dan meninggalkan campuran besi yang mengandung sedikit karbon dan suhu untuk memanaskan biji besi kurang lebih mencapai 2000 derajat Celsius wah panasnya.
Dan besi besi batanga dapat diubah dengan bentuk lain yang berguna untuk kepentingan manusia seperti rel kereta api, mobil, kerangka besi dan bangunan gedung dan jembatan dan masih banjak sekali.

Oleh Achmat Zulfikar

selamat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: