UANG DAN LEMBAGA KEUANGAN

PENGERTIAN UANG DAN LEMBAGA KEUANGAN

Uang sangat memegang peranan dalam kehidupan kita sehari hari. Jika kita  memiliki uang maka akan digunakan untuk apa ? apa untuk membeli barang dan barang apa yang kita akan beli.dan jika ingin di tabung atau disimpan maka disimpan  dimana ?

PENGERTIAN UANG.

Uang dapat diartikan sebagai alat tukar atau standar pengukuran nilai ( kesatuan hitung ) dan  bentuk uang yang dikeluarkan oleh pemerintah dapat berupa uang kertas, logam emes, perak atau lainnya yang dicetak dengan bentuk gambar dan memiliki nilai tertentu dan jika untuk mendapatkan seuatu barang tentu harus menyerahkan / menukarkan uang.

PERKEMBANGAN UANG

Menggunakan uang dari zaman ke zaman tentu mengalami perubahan misalnya uang terjadi pada  1). Tahap sebelum barter, masyarakat hanya untuk memenui kebutuhan hidupnya  saja  dan menggunakan barang barang yang dimiliki saja untuk dimanfaatkan untuk kebutuhan hidupnya. 2) Tahap barter, dengan semakin banyak penduduk orang merasa membutuhkan jenis barang dan tidak cukup untuk memenuhi barang dari hasilnya sendiri tetapi  membutuhkan tukar menukar barang untuk kebutuhan. 3) Tahap uang barang, dengan perkembangannya pertukaran barang dengan barang sangat kesulitan oleh Karena itu untuk mempermudah diperlukan alat tukar dan waktu yang sangat sederhana yaitu menggunakan barang yang dianggab langkah yang mempunai nilai yang tinggi pada waktu itu seperti barang menggunakan gigi binantang, kerang, dll. Yang memenuhi persyaratan dan diterima masyarakat umum yang bersifat praktis mudah dibawa, mudah disimpan dan digemari masyarakat.4) Tahap uang logam, alat tukar semakin bergembang dan semakin mengalami kesulitan karena uang waktu itu belum memiliki nilai pecahan, banyak jenis uang yang beredar  sehingga diperlukan uang logam tertentu yaitu uang logam dari emas, perak, karena logam tersebut memiliki nilai yang tinggi dan memenuhi persyaratan persyaratan sehingga  uang logam tersebut dapat diterima masyarakat. 5). Tahap uang kertas, tahap berikutnya uang dalam bentuk emas dan perak kurang diminati karena jumlah terbatas  dan kurang praktis untuk dibawah kemana mana sehingga uang emas tidak perlu dibawa cukup membawa bukti pemilikan emas dan perak cukup ditulis dalam kertas saja.6) Tahap uang giral, dengan semakin meningkatnya uang sebagai alat ukar maka diperlukan alat tukar yang lebih praktis dan cukup aman maka diciptakan uang disebut dengan uang giral ( uang bank ) yaitu uang bentuk tagihan yang sewaktu waktu dapat berbentuk cek, giro, rekening Koran dan bentuk kartu kridit.

FUNGSI UANG.

Uang dapat dijadikan sebagai alat tukar dan dapat terlihat pada kegiatan transaksi yang ada dalam pasar dimana pembeli dapat menukarkan dengan menyerahkan uang  untuk mendapatkan barang  sejumlah barang tertentu.

NILAI UANG

Nilai uang dapat dibedakan dengan nilai intrinsik uang dan nilai nominal, yang dimaksut dengan nilai intrinsik dimana uang logam sebesar Rp. 500,- sama dengan seberat logam  1 gram yang nilainya sama. Dan nilai intrinsik adalah nilai uang berdasarkan bahan bahan pembuatannya sedang nilai nominal adalah uang Rp 500,- yang tertera pada setiap uang kertas yang bersangkutan.

JENIS UANG

Jenis uang dapat dibedakan uang kartal dan uang giral yang dimasut dengan uang kartal adalah uang yang beredar di masyarakat sebagai alat pembayaran yang sah dan wajib diterima oleh masyarakat sebagai alat pembayaran baik uang kertas atau uang logam. Sedang uang giral adalah saldo tagihan di bank yaitu dalam betuk cek atau giro.

LEMBAGA KEUANGAN BANK

Pengertian bank adalah menurut undang undang nomor 10 tahun 1998 tentang perbangkkan ( pengganti undang undang nomor 7 tahun 1997 ) adalah badan usaha yang menhimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk kridit dan bentuk lainnya. Dalam rangka untuk meningkatkan taraf hidup orang banyak.

Bank memiliki fungsi fungsi diantaranya : 1) Sebagai penghimpun dana masyarakat bentuk tabungan, deposito dan rekening Koran. 2) Pemberi kridit kepada masyarakat baik bentuk kridit produktif maupun kridit konsumtif. 3). Sebagai alat perantara lalu lintas moneter yaitu  melakukan jasa pengiriman uang bentuk wesel, cek, giro dan inkaso.

JENIS JENIS BANK.

Bank menurut undang undang nomor 10 tahun 1998 pasal 5 terdiri atas bank umum dan Bank Perkriditan Rakyat. Yang dimaksut bank umum adalah Bank Rakyat Indonesia ( BRI ), Bank Negara Indonesia ( BNI ) dan Bank Mandiri. Sedang untuk bank swasta misalnya Bank Lippo, Bank Danamon, Bak Permana dan Bank Niaga  dan bank milik koperasi adalah Bank umum Koperasi Indonesia ( Bukopin ) dll.

Sumber, grafindo media pratama- 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: