SENI KESENIAN

BAGAIMANA MENGENAL SENI BUDAYA

  • Seni rupa
  • Seni musik
  • Seni tari
  • Seni teater

 

04 Anang Sudjatmiko, S.PdSeni budaya kita sangat kaya sekali dengan beranekaragaman seni baik itu seni rupa, seni musik tradisional / seni musik modern , seni tari dan mungkin ada teater dan banyak seni seni yang lainnya dapat dilihat dari karya seni / kesenian di  daerah masing masing umumnya memiliki seni ciri ciri dan khas yang membuat kita kaya tentang  seni baik itu dari budaya kita sendiri dan budaya seni  dari luar .

MACAM MACAM SENI :

MONALLSeni rupa, ( pure art atau fine art ) merupakan cabang seni rupa yang terlepas dari unsure unsure praktis, seni rupa dapat dibedakan ada seni lukis, seni grafis, seni patung, seni kriya dan seni keramik ( gerabah ). Bentuk Seni lukis dapat dibedakan berupa bentuk seni lukis 2 dimensi dan seni lukis 3 dimensi. Seni lukis 2 dimensi ( dwi mantra ) yang memiliki ukuran panjang dan lebar sehingga cara melihatnya dalam satu arah ( satu pandangan ), sedang untuk lukisan 3 demensi dapat dilihat dari beberapa sudut dan tempat. Sedang bahan yang dinggunakan bermacam macam bisa dari cat minyak, cat air, pensil dll. Seni lukis juga lahir dengan berbagai aliran misalnya aliran klasikisme, neo klasikisme, naturalism, realism, ekspresionisme, impresisnisme, kubisme, dadaisme, surealisme, romantisme dan pop art. Dan masing masing aliran memiliki ciri lukisan sendiri sendiri.misalnya karya lukisan Leonardo Da Vinci dengan lukisan yang terkenalnya “ Monalisa “ Paul Cezanne ( aliran realisme ) dengan lukisan menonjolkan /mengepresikan untuk mengamati alam, benda sebagai suatu obyek yang dinamis. Untuk menciptakan karya seni lukis tidak terlepas dari munculnya apresiasi (untuk mengekspresikan), ide (gagasan yang akan dilukis), proses ( sarana dan fasilitas apa yang dipergunakan), teknik (cara pembuatanya) serta unik ( lukisan yang memiliki karya seni yang tinggi).

2430991392_df0e113321[1]Seni musik,  adalah seni dalam bentuk bunyi bunyian yang dapat diatur disusun bentuk bunyi tergatung pada pemakaiannya terhadap karya seni tersebut. Untuk menciptakan karya seni musik diperlukan ide ide  atau gagasan yang kreatif pada sang penciptanya seperti memiliki seseorang memiliki inspirasi yang kuat, spontanitas, stimulasi, bakat, sensiifitas, pemilihan lagu yang akan diaransir dengan akor / not dan masing masing musik / lagunya. Musik  memiliki fungsi dan  tujuan yang berbeda misalnya musik untuk hiburan, untuk keagamaan dan mungkin musik untuk pendidikan dll.

Gambar tarian kancaSeni tari,  seni tari pada masing masing daerah juga memiliki ciri sendiri misalnya tari balet yang lahir di perancis dan berkembang di seluruh dunia dan masing tari balet memiliki ciri sendiri dimana selalu menonjolkan dari keindahan gerak, rapi gerak, dan cekatan yang lebih penting memahami seni tari dapat dilihat dari gerak berupa kontemporer ( populeritas dari seni tari ), estetika ( keindahan dalam melakukan geraknya ), pirouette ( melakukkan putaran) dan plie ( gerak merendah ) dan masing masing daerah Negara tari memiliki ciri yang berbeda pula yaitu dengan menonjolkan tarinya dengan bebas untuk melakukan ekspresi, gerak kaki, dan gerak geraknya mengikuti sesuai alunan musik yang dimiliki. Dan selain tari balet banyak tari tari yang lain yang banyak dimiliki masing masing daerah atau Negara misalnya tari sondati Inong dari Aceh, tari baksa dari Kalimantan tengah, tari kipas, Sulawesi tengah, tari selamat datang dari Irian Jaya, tari rodat dari Palembang, tari kacah dari Bali dan tari latimasa dari NTB dll.

Gambar tariSeni teater, seni teater umumnya berkembang sesuai dengan kondisi daerah yang berkembang tergantung pada budaya masing masing dan seni teater yang berkembang umumnya  diajarkan secara turun menurun. Seni teater umumnya dibedakan ada seni teater rakyat ( teater yang menceritakan tentang kehidupan kepelawanan / rakyat ) sedang seni teater istana ( menceritakan kehidupan para raja dan pertujukan di lingkungan istana terbatas pada kalangan istana saja) dan muncul berkembang seni teater modern yang berkembang pada  tempat kota kota yang lahir sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern dan teater modern dipengaruhi dengan pandangan hidup filsafat barat. Missalnya  teater opera, operet, pantomim dan pentasnya melibatkan dengan naska ( isi cerita dari teater tersebut ), tata pakaian / busana yang dipergunakan sesuai dengan peran pertujuakan teater tersebut dan peminat dari penonton dapat melakukan dengan dialog dan berkomunikasi langsung dengan pemainya.

Sumber : Seni budaya, Ganeca exact – 2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: